





















Broken Beach atau yang lebih dikenal sebagai Pasih Uug oleh warga lokal setempat, merupakan tebing karang setinggi 200 meter yang menjorok ke lautan. Tebing ini terkena abrasi air laut selama berabad-abad, sehingga lubang mirip gua raksasa terbentuk di bagian tengah secara alami.
Nah, dari lubang inilah sebutan Pasih Uug (Pantai yang rusak) atau Broken Beach muncul dan dikenal oleh masyarakat dan turis yang datang ke Nusa Penida.
Tidak bisa dimungkiri lagi kalau Pasih Uug memiliki keindahan yang sangat mengesankan. Begitu tiba di salah satu sisi tebing, kamu bisa berfoto dengan latar belakang, tebing berlubang yang berombak di bawahnya.
Kamu bisa mengambil latar belakang yang berbeda di setiap foto yang diinginkan. Salah satu pose favorit dari wisatawan adalah difoto dari belakang sehingga punggung kamu bisa menyatu dengan kemolekan dari tebing bolong di ujung jauh.
Meski dinamai dengan pantai, lokasi ini tidak memiliki pasir putih yang kamu gunakan untuk bermain atau berlari-lari. Di sini membentang tebing terjal yang sangat menantang untuk dijelajahi.
Kalau kamu suka sekali dengan petualangan, beberapa lokasi di sekitar Pasih Uug ini bisa dijadikan lokasi trekking dengan medan berbatu yang cukup terjal.
Selalu hati-hati saat melangkah agar tidak terjatuh. Gunakan sepatu yang nyaman untuk memudahkan pergerakan.
Kurang seru namanya kalau sudah jauh-jauh ke Nusa Penida, tapi tidak mengunjungi spot tersembunyi. Di sekitar Pasih Uug ada beberapa tempat foto yang agak tersembunyi. Para pemandu biasanya jarang menawarkan ini sehingga kamu harus menanyakannya.
Tempat cukup tersembunyi ini memiliki latar belakang karang berlubang yang jauh lebih indah. Jadi, berjuanglah untuk sampai ke spot tersembunyi itu.